cinta sejati kita adalah tuhan ..

Kamis, 03 Maret 2011

sejarah perekonomian indonesia

Pada jaman Kolonial belanda, perekonomian di Indonesia diwarnai oleh suatu strategi yang melahirkan dualisme dalam kegiatan ekonomi, yaitu dualisme antara sektor ekspor (enclave) dan sektor tradisional (hinterland). Sektor ekspor diwakili dengan kehadiran perkebunan-perkebunan di daerah pedesaan.
Pendirian perkebunan di daerah pedesaan semata-mata karena pertimbangan lokasi yang menguntungkan (tanah subur, iklim cocok) dan bukan untuk menciptakan lapangan kerja baru untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sejak jaman penjajahan sampai saat ini perekonomian Indonesia masih juga menunjukkan ciri-ciri adanya dualisme, baik dualisme yang bersifat teknologis, maupun yang bersifat ekonomis, sosial dan kultural.
Sistem pemerintahan Kolonial (Hindia Belanda) menciptakan sistem ekonomi kolonial yang diarahkan untuk memenuhi kepentingan negeri Belanda. Namun pada masa penjajahan Belanda ada peningkatan kesejahteraan hidup rakyat meskipun kecil dan lambat sekali.
Namun karena perang yang terus berlangsung, maka pengeluaran begitu besar untuk mendukung kegiatan militer dalam berperang.
Pada jaman kepemimpinan soeharto, indonesia banyak berhutang dengan negara lain. Sampai pada kepemimpinan selanjutnya banyak aset – aset negara yang dijual guna menutupi hutang negara tersebut dan meningkatkan kondisi keuangan negara.
Dan sampai saat ini pun negara kita masih berada pada titik kritis karena maraknya tindak KKN yang sangat merugikan negara. bahkan berdampak kemiskinan pada rakyat kecil.
Seharusnya pemerintah lebih tegas dalam menangani tindak KKN di negara Indonesia ini. Selain itu masyarakat dan pers harus tetap dan selalu mengontrol bagaimana perkembangan dan kinerja para pejabat negara agar selalu bekerja sesuai dengan tujuan negara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar